Tampilkan postingan dengan label Bakteriologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bakteriologi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Maret 2018

MAKALAH WIDAL


BAB I
PENDAHULUAN


A. Mengenali Demam Typhoid
Demam tifoid (typhoid fever) atau yang lebih dikenal dengan penyakit tifus ini merupakan suatu penyakit pada saluran pencernaan yang sering menyerang anak-anak bahkan juga orang dewasa. Penyebab penyakit tersebut adalah bakteri Salmonella Typhi.
Gejala-gejala yang kerap terjadi antara lain seperti nyeri pada perut, mual, muntah, demam tinggi, sakit kepala dan diare yang kadang-kadang bercampur darah.
Penularan penyakit tifus ini, pada umumnya itu disebabkan oleh karena melalui makanan ataupun minuman yang sudah tercemar oleh agen penyakit tersebut. Bisa juga, karena penanganan yang kurang begitu higenis ataupun juga disebabkan dari sumber air yang sering digunakan untuk mencuci dan yang dipakai untuk sehari-hari.
Uji widal adalah suatu pemeriksaan serologi yang berarti bahwa hasil uji widal positif menunjukkan adanya zat anti (antibodi) terhadap kuman Salmonella. Uji widal positif menunjukkan bahwa seseorang pernah kontak/terinfeksi dengan kuman Salmonella tipe tertentu. Untuk menentukan seseorang menderita demam tifoid, tetap harus didasarkan adanya gejala yang sesuai dengan penyakit tifus; uji widal hanya sebagai pemeriksaan yang menunjang diagnosis. Sebaliknya, seorang tanpa gejala, dengan uji widal positif tidak dapat dikatakan menderita tifus.

Sabtu, 11 November 2017

Makalah Malaria

BAB I
PENDAHULUAN
Penyakit malaria adalah penyakit menular disebabkan oleh parasit (Plasmodium pada manusia) yang ditularkan oleh nyamuk Anopheles sp. Penyakit malaria dapat menyerang semua orang baik laki-laki ataupun perempuan, pada semua golongan umur, dari bayi sampai orang dewasa.
            Terutama di daerah tropis seperti Indonesia,malaria merupakan penyakit yang paling banyak diderita dan disebut juga sebagai penyakit menular.namun penyakit ini sangat jarang mengakibatkan kematian.


Makalah TPHA

BAB I
PENDAHULUAN

Sebelum tahun 1492, asal penyakit ini tidak jelas.  penyakit ini belum dikenal di Eropa. Ada yang berpendapat bahwa penyakit ini berasal dari penduduk indian yang dibawa oleh anak buah Christopher Colombus sewaktu mereka kembali ke Spanyol dari benua Amerika pada tahun 1492. Pada tahun 1494 terjadi epidemi di Napoli, Italia. Pada abad ke 18 baru diketahui bahwa penyebaran sifilis dan gonore terutama disebabkan oleh
senggama dan keduanya dianggap sebagai infeksi yang sama. Dengan berjalannya waktu,akhirnya diketahui bahwa kedua penyakit itu disebabkan oleh jenis kuman yang berbedadan gejala klinisnyapun berlainan
Treponema pallidum adalah termasuk bacteria spirochaeta yang berbentuk spiral. Treponema pallidum  merupakan salah satu subspesies dari subspesies yang ada. Treponema ini dapat menyebabkan penyakit sifilis yang merupakan penyakit kelamin ditularkan melalui hubungan kelamin atau melalui sentuhan terhadap luka-luka kulit penderita. Jika yang mengidap penyakit ini adalah wanita hamil, janin akan dapat tertular, sifilis ada 3 tingkatan yaitu sifilis tingkat dini ditandai dengan timbul lesi pada tempat masuknya Treponema pallidum, sifilis tingkat kedua ditandai dengan nyeri kepala, demam, anoreksia, nyeri pada tulang, dan leher. Sifilis tingkat ketiga ditandai dengan Guma yang timbul pada semua jaringan dan organ, termasuk tulang rawan pada hidung dan dasar mulut. Sifilis tersier ditandai dengan kematian.
Pengobatan dilakukan dengan antibiotik penisilin, untuk pemantauan serologik dilakukan pada bulan 1, 2, 4, dan 12 tahun pertama dan setiap 6 bulan pada tahun kedua. Jika penderita yang tidak tahan dapat diganti dengan tetrasiklin atau eritromisin.

PEWARNAAN ZIEHL-NEELSEN

PEWARNAAN ZIEHL-NEELSEN
(menurut WHO)

PRINSIP
Dengan Pewarnaan ini pori-pori lipid pada bakteri akan melebur, sehingga zat warna dapat masuk  kedalam tubuh kuman. Bila preparat dingin zat warna tidak dapat terlepas kembali walaupun dipengaruhi dengan asam, sehingga kuman  yang tidak tahan asam akan mengambil zat warna kedua pada pewarnaan berikutnya. Basil Tahan Asam berwarna merah, non Basil Tahan Asam berwarna biru

Reagensia

No. Kat
Reagensia I
Reagensia 2
Reagensia 3
084-0554
Lar. Carbol Fuchsin
Lar. Asam Alkohol
Lar. Methylene Blue

Alat
-        Objeck glass
-        Lampu bunsen
-        Mikroskop

Cara kerja
1.      Tuangkan larutan Carbol Fuchsin  diatas apusan sampai tertutup semua (kira-kira 10 tetes). Panaskan dengan nyala lampu spiritus sampai keluar uap (jangan sampai mendidih), lampu digeser dan sediaan dibiarkan menjadi dingin selama 5 menit.
2.      Cuci dengan air kran atau air botol (air mengalir).
3.      Bersihkan dengan larutan Asam Alkohol sampai warna merah  hilang.
4.      Cuci dengan air mengalir.
5.      Tuangkan larutan Methylene Blue sekitar 10 tetes diamkan selama 10-20 detik.
6.      Cuci dengan air mengalir dan keringkan di udara pada suhu kamar.

Hasil

Positif (+) Basil Tahan Asam  berwarna merah
Hasil pemeriksaan menurut skala IUAT (Internasional Union Against Tuberculosis) sebagai berikut :

-        0/100 LP         …………        (-)
-        1-9/100 LP      …………        ulang
-        10-99/100 LP  …………        (+)
-        1-10/1 LP        …………        (+ +)
-        > 10/1 LP        …………        (+ + +)

Rujukan

Pedoman Pemeriksaan Kuman Tuberkulosis pada Program Pemberantasan Tuberkulosis Paru, Dit Jen PPM & PLP Departemen Kesehatan RI Jakarta, Hal. 22-30, 1993.

Minggu, 27 Februari 2011

Bakteri

Bakteri

  
 

  
 Bakteri, dari kata Latin bacterium (jamak, bacteria), adalah kelompok besar Prokariota, selainArchaea, yang berukuran sangat kecil serta memiliki peran besar dalam kehidupan di bumi. Mereka sangatlah kecil (mikroskopik) dan kebanyakan uniselular (bersel tunggal), dengan struktur sel yang relatif sederhana: tanpa nukleus/inti sel, kerangka sel, dan organel-organel lain seperti mitokondriadan kloroplas. Struktur sel mereka dijelaskan lebih lanjut dalam artikel mengenai prokariota, karena bakteri merupakan prokariota, untuk membedakan mereka dengan organisme yang memiliki sel lebih kompleks, yang disebut eukariota. Istilah "bakteri" telah diterapkan untuk semua prokariota atau untuk sebagian besarnya, tergantung pada gagasan mengenai hubungan mereka.